Showing posts with label Dokter Hewan. Show all posts
Showing posts with label Dokter Hewan. Show all posts

Dokter Hewan daerah Situbondo

Nama : drh. ETTY N.

Tlp.    0812 164 3410


Praktek : Perumahan Panji Mulya Blok C No. 1
                PANJI - SITUBONDO
                JAWA TIMUR 

Kantor : Dinas Peternakan Kab. Situbondo



Melayani (terutama Kucing dan Anjing) :
- Konsultasi Kesehatan Hewan
- Suntik Kutu
- Vaksin / Imunisasi
- Kastrasi / Kebiri
- OH / Steril
- Bedah Caesar
- DLL

Tentang Veteriner

ada ekonomi VETERINER
ada politik VETERINER
ada VETERINER sebagai terjemahan bahasa Idonesia dari bahasa Inggris Veterinary
ada Masyarakat Kesehatan VETERINER
ada otoritas VETERINER
ada orang yang mengklaim VETERINER adalah domainnya sehingga merasa harus berkuasa atasnya.

apakah VETERINER itu?

ada orang bilang VETERINER adalah segala hal tentang hewan dan penyakitnya

padahal, VETERINER yang dalam bahasa Inggris Veterinary, menurut kamus Inggris ke Indonesia, veterinary adalah berkenaan dengan penyakit hewan


Jadi orang yang mau memperjuangkan otoritas VETERINER berarti memperjuangkan segala hal yang berkenaan dengan penyakit hewan itulah maka VETERINARIAN dalam bahasa Indonesia disebut sebagai orang yang ahli tentang segala hal yang berkenaan dengan penyakit hewan yang sudah tentu untuk disembuhkan alias DOKTER HEWAN.

lalu apa makna ekonomi veteriner, politik veteriner, kesehatan masyarakat veteriner dll itu? jelas semua terkait dengan ekonomi, politik, kesehatan masyarakat veteriner yang bersebab akibat oleh VETERINER alias segala hal yang berkenaan dengan penyakit hewan.

maka domain VETERINER oleh veterinarian atau dokter hewan sebetulnya terbatas pada segala hal yang berkenaan dengan penyakit hewan.

Sedangkan untuk kepentingan-kepentingan hal lain yang bersebab akibat dengan VETERINER, maka veterinarian atau dokter hewan tidak dapat menjalankannya sendiri.

Oleh sebab itulah pilihan tergantung pada veterinarian atau dokter hewannya sendiri:

- Mau menutup diri soal VETERINER dan segala hal bersebabakibat dengannya, atau

- Mau membuka diri soal VETERINER dan segala hal bersebabakibat dengannya.

Soal ekonomi VETERINER, jelas akan sangat terkait dengan peternak.
soal politik VETERINER, jelas akan sangat terkait dengan pemerintah
misalnya
soal kesehatan masyarakat VETERINER, jelas akan sangat terkait dengan pemegang domain kesehatan masyarakat yaitu dokter dan segala profesi terkait kesehatan

Dengan semua hal terkait ini, sebetulnya yang sangat dekat hal VETERINER adalah dokter hewan, paramedis veteriner, sarjana kedokteran hewan, ahli madya kedokteran hewan/ veteriner.

sedangkan yang lain kaitannya tidak secara langsung namun dunia VETERINER tidak akan punya manfaat apa-apa bila tidak melibatkan mereka, sehingga bicara soal keluarga VETERINER sebetulnya ada:

1. keluarga inti (anggota biasa): Drh, SKH, AMd Veteriner
2. keluarga tidak inti (anggota luar biasa): peternak, pemerintah, pebisnis, dll yang bidangnya bersebab akibat dengan VETERINER (segala hal yang berkenaan dengan penyakit hewan).
inilah bahasa lain yang ingin saya katakan terkait hal tsb..


Milis Dokter Hewan


Anggota milis dokter_hewan ini sangat bervariasi, bukan hanya dokter hewan. kita di sini memang tidak membicarakan profesi dokter hewan dari kaca mata dokter hewan semata. Namun dari kaca mata manusia, meski manusianya itu mungkin juga dokter hewan.

ketika menyadari bahwa kita manusia dan mempunyai ketergantungan dengan semua orang dan sesama, maka kita akan bisa melihat permasalahan bukan hanya dari kepentingan kita sendiri.

sejak berdiri tahun 2000, milis ini tidak dimaksudkan untuk semata-mata membela kepentingan dokter hewan. kita menempatkan dokter hewan sebagai pihak yang dipercaya untuk mengelola kehewanan sesuai pendidikannya di bidang kesehatan hewan.

pendidikan dokter hewan di Indonesia sampai saat ini lebih pada pendidikan kesehatan hewan, dan dokter hewan lebih berkompeten di bidang kesehatan hewan

ketika saat ini PDHI mendengungkan cakupan otoritas meliputi:

veterinary medical authority
dan
veterinary authority

menurut saya terjadi suatu bias cakupan yang ingin dikerjakan oleh dokter hewan terutama yang di bidang veterinary authority. Sebab ternyata terjadi ketidakjelasan pengertian Veterinary atau veteriner. sehingga PENGERTIAN TENTANG VETERINARY atau VETERINER HARUSLAH DIEPRJELAS, sesuai postingan saya terdahulu

veterinary lebih luas dari medical veterinary. itu pasti. veterinary mencakup semua hal bidang veteriner, kesehatan hewan, terkait penyakit hewan, BUKAN KEHEWANAN

pada kenyataannya bidang ini sudah begitu banyak pihak yang terlibat. dan melihat dari kepentingan semua orang yang punya hak azasi yang sama.. terjadilah irisan-irisan dengan bidang-bidang lain di luar bidang kedokteran hewan sendiri.

Sekali lagi, kedokteran hewan bukanlah kehewanan, sebab kehewanan pengertiaannya jauh lebih luas melibatkan pihak-pihak lain


Analog dengan Kedokteran


sebuah ANALOGI yang memudahkan kita memahami veteriner:

KEMANUSIAAN ---- lingkupnya sangat luas, yang ngurusi berbagai departemen: hukum, ham, pendidikan, sosial, dll, yang menyangkut kehidupan kita MANUSIA

KEHEWANAN ---- lingkupnya sangat luas terkait hewan, bukan hanya veteriner atau kesehatan hewan saja

KESEHATAN (MANUSIA)/ KEDOKTERAN UMUM ---- otoritas profesi pada Dokter Umum (Manusia)

KESEHATAN HEWAN/ KEDOKTERAN HEWAN / VETERINER---- otoritas profesi pada dokter hewan

Itulah mengapa selalu saya tidak sejalan dengan teman2 (setidaknya di milis dokter_hewan) yang menganggap wilayah profesi dokter hewan adalah semua bidang kehewanan, melebihi batas wilayah otoritas di bidang veteriner (yang terkait penyakit dan kesehatan hewan).

2 tulisan saya terdahulu dengan topik ini menguraikan wilayah DOKTER HEWAN (VETERINARIAN) bukan KEHEWANAN tersebut..

ya, semua ada tempatnya...

kita semua di milis ini sudah berdialog sejak tahun 2000, tentu kita harus memperoleh kemajuan (dalam konteks ini pengertian soal VETERINER)

sehingga jalan kita 'lurus'.

Ketika Manusia Bernama Dokter Hewan

Ketika aku menajdi manusia yang bertitel dokter hewan, di manakah letakku?
kadangkala aku menjadi orang yang paling bangga terhadap profesiku, sehingga gelar ini kuletakkan di depan atau belakang namaku dengan begitu gagah, bahkan mungkin untuk suatu pekerjaan yang tidak ada kaitannya dengan profesi ini.
Aku lancarkan peredaran darah ini dengan kegilaan yang lebih.
Aku bahkan gantungkan pada sayap burung kakak tua agar aku bisa menungganginya terbang menembus awan
Namun toh ternyata burung berparuh bengkok ini terbakar oleh sinar matahari, bahkan untuk membawaku lebih tinggi dari sangkarnya, ia sudah mabok dan tersungkur.
Aku manusia yang bersekolah dokter hewan.
Ingin kutunggangi segala hal dengangelarku ini.
Bahkan ketika aku harus memperkenalkan diri, aku bilang, "Iam veterinarian publish animal health and husband magazine."
Hahahahahaha.... aku tertawa ketika aku ternyata hanya manusia dokter hewan yang menulis untuk kepentingan kedokteran hewan secara luas, sementara pada intinya aku tak pernah menangani hewan itu sendiri.
Hahahahahaha.... pantaskah aku disebut sebagai dokter hewan?
Kata temanku, "Ah, kamu kan tinggal memfokuskan diri untuk minta ijin praktek dan diuji kemampuan medismu." Beres sudah.
Tapi ya untuk apa?
Aku masih punya jalur kereta api lain, yang membawaku untuk menuju stasiun manusia. Bukan stasiun dokter hewan. Karena aku tahu, dokter hewan adalah manusia dan manusia belum tentu dokter hewan.
Aku lebih memilih menjadi manusia, yang mempunyai kaca mata banyak untuk profesi yang ada. Kalaupun kacamata ku dokter hewan, kalaupun hanya untuk menulis artikel dan berita saja, ya sudahlah, aku bilang dokter hewan itu adalah pendidikanku, dan gelarku, dan aku tak akan lagi obral pada gelar kebangsawanan ini tidak pada tempatnya.
Meski ilmuku adalah ilmu dokter hewan, ya buat apa kalau aku ternyata tak lebih dari Sarjana Kedokteran Hewan yang dalam profesi aku tak gunakan untuk praktek.
Ya buat apa hanya teori, itu kan arjana namanya. Kalau praktek, jadilah aku memang dokter hewan.
Memang sudah salah kaprah paradigma kebangsawanan saat ini.
Biarlah Mbah Marijan saja yang dapat gelar karena ia memang memberi kontribusi untuk kesultanan yang diabdinya. Kalaulah aku jadi manusia seperti Mbah Marijan, yang penting biarlah yang kulakukan bermanfaat, meski aku harus kehilangan tempat, nanggung di antara sesamaku yang akhirnya mempolitisir aku untuk menjadi pembantu-pembantu mereka, kalau tidak bisa masuk lingjkaran itu, tetaplah di lingkaranmu, kata mereka.
Namun ketika mereka harus berhadapan dengan orang lain dan kekuasaan yang besar mereka ternyata bilang, "Kami tidak punya channel!"
Hahahahahahahahaha!!!! memeng gak perlu channel bukankah kalian sudah punya kennel! Hahahahaha!!! Makanlah itu nasi Kebuli, agar terkabuli upayamu untuk menjadi manusia dokter hewan yang katanya maha manusia untuk melihat bahwa kekuasanmu itu bukan hanya mengobati dan mengendalikan kehewanan.
Toh nyatanya untuk bermain sosial dan berorganisasi saja di tengah belantara dunia yang membutuhkan ilmu pengetahuan kompleks nyatanya bisanya cuma mengeluh dan menuntut, sementara untuk pasang buntut saja masih tanya pada dukun, "tolong dong santet pemerintah agar mau mendengar kata orang asing yang kami sudah membuka borok kami sendiri, agar kami sanggup untuk mengendalikan otoritas kami."
Hahahahahaha.... otoritas adalah sebuah perjuangan dengan fakta dan realita, bukan tuntutan pahlawan kesiangan, yang untuk bekerjasama antar sesama saja kebangkaran segala yang kau punya, bahkan jubah kebangsawanapun kau jual kepada orang asing yang kau tak tahu apakah dia penjajah ataukah pembantu.
Kayak jaman nenekmu menjual mataram saja hingga pejah jadi jogja dan solo.
Kayak nenekmu menjual jogja saja hingga pecah jadi hamengkubuwanan dan mangkubumen
Kayak nenekmu menjual solo saja hingga pecah jadi mangkunegaran dan pakubuwanan.
seperti mereka, katanya menguasai buwana, alam, negara, nyatanya yang dikuasai cuma bedeng kampung yang lobang dan senapan dari luar bahkan mampu menyusup masuk dan
DOR!!!
peluru itu nyasar ke jantung.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls